Kamis, 20 Januari 2022

5 Perilaku Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua

Vadcoy.com – Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Pada kali ini Mang Ocoy ingin membagikan Mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan materi “5 Perilaku Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua”.

Materi tersebut merupakan Mapel PAI dan BP untuk kelas 11 SMA/SMK yang akan adek-adek pelajari. Mang Ocoy mengambil referensi materi tersebut dari buku Paket PAI dan BP Kelas 11 SMA/SMK. Semoga bisa bermanfaat bagi adek-adek kelas 11 SMA/SMK semuanya!

5 Perilaku Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua

5 Perilaku Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua

Jangan berkata kepada keduanya uf (ah)

Dalam Q.S. al-Isrā ayat 23 di atas, seorang anak dilarang mengatakan uf. Menurut Quraisy Syihab, bukan karena kata itu, tetapi kandungan kata itu oleh masyarakat Arab, hal tersebut dianggap penghinaan.
Sedangkan menurut Imam Ja’far Shadiq mengatakan jika ada perkataan yang lebih ringan dari “ah”, maka Allah akan menyebutkan kata itu.
Dalam Al-Qur’an dan terjemahnya yang dikeluarkan Kementerian Agama, kata uf diartikan dengan ah. Mengapa tidak boleh? karena kata tersebut di masyarakat dinilai sebagai ucapan kekesalan dan penghinaan.
Pertanyaannya, berkata ah saja tidak boleh, apalagi kata yang lebih panjang yang menyakiti hati orang tua?

Jangan membentak keduanya

Ayat ini melarang anak membentak kepada orang tua, baik berupa lisan maupun sikap. Dengan membentak tentunya orang tua akan sakit hati, padahal orang tua yang merawat, membesarkan, dan mendidik anaknya.
Semarah-marah apapun kondisi kita, jangan pernah sekali-kali membentak orang tua sendiri. Bergitu pun juga kepada mertua. Karena mertua statusnya juga seperti orang tua kita sendiri.

Bertutur kata dengan perkataan yang baik

Ini adalah perintah anak kepada orang tua agar bertutur kata dengan ucapan yang baik. Jangan sampai melakukan yang diungkap sebelumnya, yaitu berkata ah atau membentaknya.
Adapun untuk lebih jelasnya dalam bertutur kata lebih baik adalah tidak menyakiti keduanya. Jadi, perkataan yang kita ucapkan jangan sampai menyakiti keduanya.

Merendahkan diri kepada orang tua dengan penuh kasih sayang

Meskipun orang tuanya secara pendidikan lebih rendah, anak tidak boleh merasa sombong. Dengan kata lain, kita dilarang merendahkan diri kepada orang tua baik lisan maupun tindakan.
Setelah kita dewasa kelak dan menjadi orang yang sukses, tetaplah merendahkan diri kepada orang tua. Jangan pernah kita merasa tinggi dihadapan keduanya. Karena hal itu hanya akan menjatuhkan derajat kita di hadapan Allah SWT.

Selalu mendoakan orang tua

Sebagai anak shaleh dan shalehah, tentunya kita selalu mendoakan orang tua. Bagi yang masih hidup, didoakan semoga selalu diberi kesehatan, kemudahan dalam mencari rezeki, dan selalu dalam bimbingan Allah Swt.
Sedangkan bagi orang tuanya yang sudah meninggal dunia, didoakan, semoga diampuni segala dosanya dan diberi kenikmatan di alam barzakh.
Dari hadits di atas menjelaskan bahwa posisi berbakti kepada orang tua menempati ranking kedua amalan yang dicintai Allah Swt. Ranking pertama adalah salat pada waktunya. Yang menarik
amalan jihad fi sabililah berada posisi setelah birrul walidain.
Silahkan baca juga:  RPP PAI Kelas 3 Semester 1 Tahun 2021/2022, Materi Nabi Muhammad Panutanku

Check Also

Definisi, Manfaat, dan Fungsi Laporan Kegiatan Usaha

Vadcoy.com – Pada postingan kali ini, Mang Ocoy akan membagikan materi pelajaran tentang “Definisi, Manfaat, …

Tujuan Promosi, Manfaat, dan Sasaran Promosi Suatu Produk

Tujuan Promosi, Manfaat, dan Sasaran Promosi Suatu Produk

Vadcoy.com – Pada postingan kali ini, Mang Ocoy akan membagikan materi pelajaran tentang “Tujuan Promosi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *